Razia Rutin Lapas Klas IIB Gunung Sugih, Petugas Temukan Ekstasi dan Sabu Dalam Guling

Razia Rutin Lapas Klas IIB Gunung Sugih, Petugas Temukan Ekstasi dan Sabu Dalam Guling

GUNUNG SUGIH - - Pasca viralnya pemberitaan terkait pembiaran pembebasan peredaran narkoba dilingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Gunung Sugih, Lampung Tengah (Lamteng) yang dilakukan oleh mantan oknum pegawai setempat, hingga berujung pemutasian tehadap oknum tersebut, membuat Kepala Lapas Denial Arif yang baru menjabat beberapa bulan tersebut geram.

Berbagai upaya dilakukan guna mengembalikan nama baik Lembaga yang tengah di pimpinnya saat ini. Mulai dari rolling tugas pegawai hingga pengawasan ketat terhadap peredaran narkoba di lapas tersebut semakin diperketat.

Alhasil petugas akhirnya menemukan narkoba jenis ekstasi dan sabu, yang disembunyikan narapidana di dalam bantal guling.
“Narkoba itu ditemukan di penjara nomor 8 blok C, saat petugas melakukan razia rutin di setiap blok penjara, ” ungkap Denial Arif, Kalapas Kelas IIB Gunung Sugih, dalam keterangan persnya, Senin (22/2/2021).

Lebih lanjut, Mantan Kalapas Kotabumi tersebut mengatakan, Adapun narkoba yang ditemukan yakni 50 butir pil ekstasi dan satu paket sedang sabu seberat sekitar 7 gram.

Narkoba itu diketahui milik seorang narapidana bernama Fauzan (33). Tersangka merupakan warga Aceh dan baru sebulan berada di Lapas Gunung Sugih. Sebelumnya napi tersebut menghuni Lapas narkotika Way Hui, Lampung Selatan, dengan hukuman 9 tahun penjara.

“Menurut tersangka, narkoba itu dikirim istrinya dari Medan dengan perantara makanan. Berhubung kami belum memiliki teknologi yang bisa mendeteksi, sehingga kemungkinan lolos dari pemeriksaan, ” tambah Denial.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, Tersangka kemudian dibawa ke Mapolres Lampung Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dilain tempat Hendri Gunawan S.E, Ketua DPC GANN Lamteng sangat geram, Terkait "Isu Maraknya Peredaran Narkoba Dalam Lapas Gunung Sugih, "Dan tidak menutup kemungkinan masih ada pegawai lapas yg terlibat dalam hal tersebut, sehingga  penyalahgunaan peradaran narkoba tersebut bisa masuk ke LP yang mana situasi penjagaannya sangat ketat, "Pungkasnya. (Median)

Lampung Tengah Lampung
Putra

Putra

Previous Article

Sinergi OJK, Pemprov dan Lembaga Jasa Keuangan...

Next Article

MENKUMHAM RI Sahkan Badan Hukum DPW KAMPUD

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 181

Postingan Tahun ini: 620

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 77

Postingan Tahun ini: 1030

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 61

Postingan Tahun ini: 205

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 547

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun

Follow Us

Recommended Posts

TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan Gelar Patroli Bersama
Ketua PAC Muslimat Ucapkan Selamat Idul Fitri
Kejagung RI Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Penerapan Budidaya Jagung TA 2017 Pada Penyidik Kejati NTB
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung