Gardu Induk Pakuan Ratu Beroperasi, Pacu Denyut Ekonomi Lampung

Gardu Induk Pakuan Ratu Beroperasi, Pacu Denyut Ekonomi Lampung
PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung dan Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan

LAMPUNG - PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung dan Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan bersinergi dalam konsistensinya memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung. Tepatnya senin (26/03) yang lalu, PLN telah berhasil mengoperasikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dan Gardu Induk Pakuan Ratu berkapasitas trafo 60MVA.

Beroperasinya Gardu Induk (GI) Pakuan Ratu memiliki dampak positif terutama dalam memperbaiki kehandalan sistem kelistrikan, membuka peluang pertumbuhan pelanggan dan penjualan di Lampung. "Dengan beroperasinya Gardu Induk Pakuan Ratu ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, pertumbuhan pelanggan dan penjualan energi listrik, " ucap I Gede Agung Sindu Putra selaku General Manager PLN UID Lampung.

Tentu saja dengan hadirnya GI Pakuan Ratu ini, akan memenuhi kebutuhan kelistrikan pada sektor industri pertanian, industri perkebunan, industri perikanan dan permukiman di daerah sekitarnya seperti Kabupaten Waykanan, Lampung Utara, Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang. "Disini saya melihat banyak sekali potensi baik pada sektor industri pertanian, perkebunan, perikanan dan permukiman rakyat yang wajib PLN dukung, " tambahnya.

Jalur SUTT 150 kv yang memiliki panjang 31, 48 kms yang terdiri dari 24 tapak tower ini nantinya akan mendukung pasokan dan keandalan listrik di pulau Sumatera khususnya Provinsi Lampung. "Energi listrik akan dialirkan melalui Double phi incomer ke trafo berkapasitas 60 kVA di GI Pakuan Ratu, akan dinikmati manfaatnya bagi perekonomian  Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten sekitarnya, " ujar Dendi Kusumawardana, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan.

Keberhasilan energize jalur ini juga tidak terlepas dari kerja sama yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) dengan stakeholder khususnya Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar.

Manager PLN UPPJ Lampung & Bengkulu Johar Wijaya menjelaskan bahwa pengoperasian SUTT 150kv double phi incomer dan GI Pakuan Ratu dilakukan ekstra hati-hati karena tidak dilakukan dengan cara biasa. Dalam proses pengerjaannya dilakukan pemotongan (cutt off) dan penyambungan kembali pada jalur backbone SUTT  150 kV Kayuagung - Gumawang - Menggala yang juga sebagai jalur backbone dan kritikal interkoneksi subsistem Sumatera Selatan dan Lampung.  

"Mengingat beban puncak kelistrikan lampung mencapai 1030 MW, pengerjaannya dengan standar prosedur pengoperasian yang ketat guna menjaga aliran daya listrik tetap tersambung dan tidak terputus/padam, " pungkas Johar Wijaya selaku Manager PLN UPPJ Lampung dan Bengkulu.(Ferry)

Lampung
Agung Sugenta

Agung Sugenta

Previous Article

Anggota DPRD Lampung Aprillianti Sosialisasi...

Next Article

Disporapar Kota Metro Seleksi Calon Anggota...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 181

Postingan Tahun ini: 620

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 77

Postingan Tahun ini: 1030

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 61

Postingan Tahun ini: 205

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 547

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun

Follow Us

Recommended Posts

TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan Gelar Patroli Bersama
Ketua PAC Muslimat Ucapkan Selamat Idul Fitri
Kejagung RI Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Penerapan Budidaya Jagung TA 2017 Pada Penyidik Kejati NTB
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung